
FKIP Universitas Madura Selenggarakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding bagi Sivitas Prodi PPG
Surabaya
— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura melalui
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning) dan Koding bagi dosen, guru pamong, dan tenaga
kependidikan Prodi PPG FKIP Universitas Madura. Kegiatan ini dilaksanakan
selama dua hari, 21–22 Desember 2025, bertempat di Great Diponegoro Hotel,
Surabaya.
Pelatihan
ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta dalam
mengimplementasikan pembelajaran mendalam yang berorientasi pada penguatan
nalar kritis, kreativitas, serta pemanfaatan koding sebagai bagian dari
transformasi pembelajaran di era digital. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan
Diktisaintek Berdampak serta arah pengembangan PPG yang adaptif terhadap
tantangan pendidikan abad ke-21.
Peserta
pelatihan terdiri atas dosen PPG, guru pamong, serta tenaga kependidikan yang
memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan PPG di lingkungan FKIP
Universitas Madura. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman
konseptual dan praktik terkait deep learning, integrasi koding dalam
pembelajaran, serta strategi penerapannya dalam konteks pendidikan profesi
guru.
Dekan
FKIP Universitas Madura, Dr. Moh Zayyadi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan
bahwa penguatan kapasitas dosen dan guru pamong merupakan kunci keberhasilan
PPG. Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi wahana penguatan kompetensi
profesional sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi
calon guru.
‘Penguatan
kompetensi melalui pelatihan seperti ini menjadi sangat penting agar proses
pendampingan, pembelajaran, dan evaluasi PPG dapat berjalan secara bermutu dan
berdampak nyata’. tegasnya
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKIP Universitas Madura terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu PPG melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan nasional.