
FKIP Universitas Madura Terlibat dalam Finalisasi Raperbup Muatan Lokal Bahasa Madura
PAMEKASAN – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan finalisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang Muatan Lokal Bahasa Madura yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengawas sekolah, kepala sekolah, pengawas madrasah Kementerian Agama, Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Pamekasan, hingga unsur akademisi.
FKIP
Universitas Madura dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Dekan Bidang
Akademik, Dr. Harsono, M.Pd. Kehadiran FKIP tidak hanya sebagai mitra akademik
yang memberikan masukan ilmiah terhadap substansi regulasi, tetapi juga sebagai
bentuk nyata implementasi kerja sama antara FKIP Universitas Madura dengan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan dalam pengembangan dan
pelestarian Bahasa Madura melalui jalur pendidikan.
Kerja
sama yang telah terjalin selama ini mencakup berbagai program strategis,
seperti penguatan kapasitas guru Bahasa Madura, penyusunan perangkat
pembelajaran, pendampingan implementasi kurikulum, serta pengembangan kajian
akademik yang mendukung pelestarian bahasa dan budaya Madura. Oleh karena itu,
keterlibatan FKIP dalam finalisasi Raperbup ini merupakan langkah konkret dalam
mendukung lahirnya kebijakan pendidikan yang berbasis pada kearifan lokal.
Dalam
forum tersebut, berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari penguatan
kedudukan Bahasa Madura sebagai muatan lokal, kesiapan sumber daya pendidik,
pengembangan bahan ajar, hingga strategi implementasi pembelajaran yang adaptif
terhadap perkembangan pendidikan saat ini.
Dr.
Harsono, M.Pd., menyampaikan bahwa regulasi ini menjadi instrumen penting untuk
menjamin keberlangsungan pembelajaran Bahasa Madura di sekolah.
Melalui
finalisasi Raperbup Muatan Lokal Bahasa Madura ini, diharapkan terwujud
regulasi yang komprehensif dan implementatif sebagai landasan penguatan Bahasa
Madura di lingkungan pendidikan. Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Pamekasan dengan FKIP Universitas Madura menjadi contoh kolaborasi
yang produktif dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah sebagai warisan
budaya bangsa.
Salam Tri
Gatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan
Kuasai Bahasa Asing.