Kembali ke Berita
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Madura Belajar Jurnalistik Secara Langsung di Kabar Madura

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Madura Belajar Jurnalistik Secara Langsung di Kabar Madura

19 Juni 2026 Dr. MOH. ZAYYADI, M.Pd.

Pamekasan (19/06/2026) – Sebanyak 40 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura mengikuti kegiatan kunjungan jurnalistik ke Kabar Madura sebagai bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Jurnalistik. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai praktik jurnalistik dan dunia industri media.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FKIP Universitas Madura, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, serta dosen pengampu mata kuliah Jurnalistik, Muhammad Tauhed Supratman, M.Pd. dan Ainur Rofik Hafsi, M.Pd. Kehadiran pimpinan fakultas, program studi, dan dosen pengampu menunjukkan komitmen Universitas Madura dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Rombongan disambut hangat oleh pimpinan redaksi Kabar Madura, Media Jatim, dan K-TV. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung dari para praktisi yang selama ini berkecimpung di dunia jurnalistik dan media massa.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai proses kerja jurnalistik secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan informasi, teknik wawancara dan peliputan, penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik, hingga proses penyajian informasi kepada masyarakat melalui berbagai platform media.

Tidak hanya menerima materi, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung. Mereka belajar menjadi news anchor atau presenter berita di studio, mempelajari teknik produksi dan penyiaran podcast, serta memahami proses layout atau tata letak berita sebelum dipublikasikan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kerja di industri media modern yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital.


Dekan FKIP Universitas Madura menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik. Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman langsung agar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai dunia jurnalistik dan media.

"Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori jurnalistik di ruang kuliah, tetapi juga perlu melihat secara langsung bagaimana proses produksi berita berlangsung di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami tantangan sekaligus peluang profesi jurnalistik di era digital," ujarnya.

Dosen pengampu mata kuliah Jurnalistik, Muhammad Tauhed Supratman, M.Pd. dan Ainur Rofik Hafsi, M.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang komunikasi, literasi media, dan penulisan berita. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari di kelas dengan praktik profesional yang sesungguhnya.

Muhammad Tauhed Supratman, M.Pd. menjelaskan bahwa pengalaman belajar di luar kelas sangat penting untuk membangun pemahaman mahasiswa terhadap dunia jurnalistik yang sesungguhnya.

"Pembelajaran jurnalistik yang efektif harus mampu mengintegrasikan teori dan praktik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu diberikan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi media agar mereka memahami standar profesional, etika jurnalistik, serta dinamika industri media yang terus berkembang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama FKIP Universitas Madura dengan Kabar Madura dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang jurnalistik," ungkapnya.

Kegiatan kunjungan jurnalistik ini juga menjadi wujud nyata implementasi kerja sama antara Kabar Madura dan FKIP Universitas Madura yang selama ini terjalin dalam bidang pendidikan, literasi media, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi media serta memahami perkembangan industri jurnalistik secara aktual.

Para mahasiswa mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merasa memperoleh pengalaman baru yang berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan praktisi media, mengenal lingkungan kerja redaksi, serta mencoba berbagai profesi yang ada dalam industri jurnalistik.


Sebagai salah satu program studi yang tidak hanya menyiapkan lulusan sebagai tenaga pendidik, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Madura juga memberikan ruang pengembangan kompetensi di bidang jurnalistik melalui mata kuliah peminatan. Oleh karena itu, pengalaman belajar langsung di media massa menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang karier yang dapat mereka tekuni di masa depan.

Dengan bekal teori dan praktik yang diperoleh selama perkuliahan maupun kunjungan lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan karier tidak hanya sebagai guru atau pendidik, tetapi juga sebagai penulis, reporter, editor, presenter, penyiar, content creator, maupun jurnalis profesional yang mampu berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat melalui penyebaran informasi yang berkualitas.