Kembali ke Katalog
Repository Skripsi

Penggunaan bahasa tabu masyarakat desa Aeng panas pragaan Sumenep

2025/2026 Genap Pendidikan Bahasa Indonesia 7 dokumen
Kebahasaan
Program Studi
Pendidikan Bahasa Indonesia
Tahun Akademik
2025/2026 Genap
Jumlah Dokumen
7
Total Ukuran
2.2 MB

Abstrak

Ringkasan penelitian

ABSTRAK Halili. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Madura Juli 2026.  Penggunaaan Bahasa Tabu Masyarakat Desa Aeng Panas Pragaan Sumenep. Dosen Pembimbing: Kusyairi, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa tabu yang digunakan masyarakat Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi terhadap percakapan masyarakat yang menggunakan bahasa Madura dalam interaksi sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi berdasarkan kajian sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tabu masih aktif digunakan dalam situasi komunikasi nonformal, terutama saat bercanda, marah, kesal, atau berinteraksi dengan teman sebaya. Ditemukan lima kategori utama bahasa tabu, yaitu bahasa tabu binatang, ekskresi, seksual, kematian, dan sumpah serapah. Bentuk yang paling dominan ialah bahasa tabu binatang seperti asu, anjing, dan babi. Penggunaan bahasa tabu dipengaruhi oleh faktor emosi, hubungan sosial, situasi komunikasi, usia, serta norma budaya masyarakat. Selain berfungsi sebagai makian atau penghinaan, bahasa tabu juga digunakan sebagai sarana ekspresi emosi, penegas perasaan, penanda keakraban, dan humor dalam interaksi sosial masyarakat Desa Aeng Panas. Kata kunci: bahasa tabu, sosiolinguistik, masyarakat Madura, Desa Aeng Panas.

Kata Kunci

bahasa tabusosiolinguistikmasyarakat MaduraDesa Aeng Panas.

Dokumen Skripsi

7 dokumen • 2.2 MB

Terbatas Khusus mahasiswa FKIP
Bab 3 — BAB 3 skripsi.pdf
146.5 KB
Terbatas
Bab 4 — BAB 4 skiripsi.pdf
187.1 KB
Terbatas
Bab 5 — BAB 5 skripsi.pdf
151.3 KB
Terbatas
Bab 6 — BAB 6 skripsi.pdf
1.2 MB
Terbatas
Dokumen bab 3–6 terkunci

Dokumen bab 3–6 hanya dapat diakses oleh mahasiswa FKIP. Masukkan username dan password SIMAT untuk membuka.

Daftar Pustaka

Sumber rujukan penelitian

DAFTAR PUSTAKA Allan, K., & Burridge, K. (2006). Forbidden words: Taboo and the censoring of language. Cambridge University Press. Azean, N., & Idrus, I. (2024). Wacana Perbualan Bahasa Tabu Dalam Kalangan Pengguna Media Sosial Twitter@ X Berdasarkan Ciapan Terpilih Berkaitan Dengan Dimensi Sosial. Aziz, Z. A., Yusuf, Y. Q., & Aulia, T. (2020). To say or not to say? Construing contextual taboo words used by Acehnese speakers in Indonesia. Journal of Ethnology and Folkloristics, 14(2), 83–98. https://doi.org/10.2478/jef-2020-0017 Barlanti, K. N. Q., Primasari, F. A., Murdiani, L., Sari, F. R. D., Azizah, C. I., Utomo, A. P. Y., & Kesuma, R. G. (2024). Analisis Tindak Tutur Ilokusi Pada Daftar Putar Maudy Ayunda’s Booklist Dalam Kanal Youtube Maudy Ayunda. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa Dan Sastra Inggris, 2(1), 01-23. Bukangtonung, M., Djawa, A., & Nitbani, SH (2025). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII SMPN 20 Kota Kupang. Jurnal Lazuardi , 8 (2), 116-142. Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta. Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta. Chadijah, S. (2017). Kebanggaan Terhadap Bahasa Indonesia (Language Pride) di Purwakarta. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Migration to fon. uniku. ac. id), 11(2). Crespo-Fernández, E. (2024). Taboo language research in the new millennium: A literature review. Complutense Journal of English Studies, 32, 1–15. Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. Dahlia, D. M. (2022). Tindak tutur ilokusi dalam novel pastelizzie karya indrayani rusady dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa indonesia. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(1), 01-11. Fadilah, N., & Nugraha, D. (2021). Variasi bahasa dalam interaksi sosial remaja di lingkungan perkotaan. Jurnal Bahasa dan Sastra, 15(2), 120–129. Fadillah, D. N., & Widyasuti, C. S. (2025). Homogenitas Cuitan Tabu Generasi Y dan Z dalam Komunitas Ngeluh Safe Space di Aplikasi X. SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra, 17(2), 130-142. Faizi, A., Rizal, M. A. S., & Dzarna. (2024). Kata-kata tabu bahasa Madura: Strategi komunikasi khas Madura. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(2), 1257–1271. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i2.3409 Fauzi, M., & Mahardika, R. (2023). Pergeseran makna bahasa tabu dalam komunikasi masyarakat modern. Jurnal Kajian Linguistik, 11(1), 45–56. Fitriani, D., & Hasanah, U. (2020). Penggunaan bahasa tabu dalam komunikasi remaja. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(1), 34–42. Hidayat, A., & Prasetyo, R. (2023). Fenomena penggunaan bahasa pada masyarakat multibahasa. Jurnal Linguistik Indonesia, 41(1), 50–63. Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge. Irawan, N., & Widyastuti, C. S. (2024). Analisis konteks penggunaan bahasa tabu di Desa Gajahan Colomadu: Kajian linguistik historis komparatif. Kajian Linguistik dan Sastra, 4(2), 120–132. Jayanti, D., & Suryadi, A. (2023). Bahasa tabu sebagai representasi nilai budaya masyarakat tradisional. Jurnal Bahasa dan Budaya, 15(1), 45–57. Khalid, O., Rusert, J., & Srinivasan, P. (2022). Suum cuique: Studying bias in taboo detection with a community perspective. arXiv Preprint arXiv:2203.11401. Kurniawati, E., Sari, N., & Putri, D. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa tabu dalam masyarakat. Jurnal Bahasa dan Budaya, 9(2), 101–112. Marni, S., Adrias, & Refa Lina Tiawati, R. L. (2021). Buku Ajar Pragmatik (Kajian Teoretis Dan Praktik). Eureka Media Aksara. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. Miller, L. (2022). Bad mouths: Taboo and transgressive language. Annual Review of Anthropology, 51, 17–30. https://doi.org/10.1146/annurev-anthro-041420-112543 Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya. Niraula, N. B., Dulal, S., & Koirala, D. (2020). Linguistic taboos and euphemisms in Nepali. arXiv Preprint arXiv:2007.13798. Nurhayati, E., & Mulyani, S. (2020). Bahasa dan identitas sosial dalam perspektif sosiolinguistik. Jurnal Humaniora, 12(2), 88–97. Pratiwi, A., Rahman, F., & Lestari, D. (2020). Variasi bahasa sebagai penanda hubungan sosial dalam masyarakat. Jurnal Linguistik Terapan, 10(1), 15–24. Putra, V. F. A., & Widyastuti, C. S. (2025). Penggunaan bahasa tabu masyarakat Ringinrejo Boyolali dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 7(1), 48–54. Rahmawati, D., Hadi, S., & Putri, R. (2021). Pemilihan bahasa dalam interaksi masyarakat bilingual. Jurnal Sosiolinguistik Indonesia, 5(2), 67–78. Ramadhani, A., & Putra, M. (2022). Bahasa tabu dalam perspektif budaya lokal. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 14(1), 72–84. Ristiawati, W., & Widyastuti, C. S. (2021). Bentuk dan Penggunaan Bahasa Tabu Pendaki di Lingkungan Masyarakat Pencinta Alam di Sikunir Dieng. Risenologi: Jurnal Sains, Teknologi, Sosial, Pendidikan, Dan Bahasa, 6(1), 1-5. Robiansyah, R., Amir, A., & Syahrani, A. (2017). Kata-kata tabu dalam bahasa Melayu dialek Ngabang: Pendekatan sosiolinguistik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(4), 1–12. https://doi.org/10.26418/jppk.v6i4.19839 Syafruddin. (2022). Bahasa Wiraniaga: Perspektif Pragmatik. Tahta Media Group. Sari, M. N., Leon A. Abdillah, M., Asmarany, A. I., Rakhmawati, I., Pattiasina, P. J., Kusnadi, H. I. H., Hasanuddin, R., Pradana, I. P. Y. B., Rela, I. Z., Isma, A., Darman, & Hadikusumo, R. A. (2024). METODE PENELITIAN KUALITATIF (Konsep dan Aplikasi). CV. Mega Press Nusantara. Sari, P., & Wahyuni, T. (2022). Penggunaan bahasa sebagai representasi identitas sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 55–64. Sasabone, C., Saud, J., Bagea, I., Hidir, A., & Munawir, A. (2024). Forensic linguistic exploration of the use of taboo words in everyday communication. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 10(1), 43–57. https://doi.org/10.55637/jr.10.1.9297.43-57 Setiawan, R., & Lestari, N. (2021). Ragam bahasa dan konteks penggunaannya dalam komunikasi sosial. Jurnal Bahasa Nusantara, 6(2), 89–98. Soetanto, B. J., Akbar, D. A. H., Anindhyta, E. D. X., Fadlurahman, F., Nurunnisa, I. A., Paramita, M. D., ... & Sholihatin, E. (2023). Penggunaan bahasa tabu oleh generasi Z Kota Surabaya di media sosial TikTok. Serunai: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2). Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta. Sulpizio, S., Günther, F., Badan, L., Basclain, B., Brysbaert, M., Chan, Y. L., et al. (2024). Taboo language across the globe: A multi-lab study. Behavior Research Methods, 56, 3794–3813. https://doi.org/10.3758/s13428-024-02376-6 Suryani, D., & Hartono, B. (2022). Variasi bahasa sebagai identitas kelompok sosial. Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra, 18(2), 140–150. Utami, R., & Rizal, M. (2022). Bahasa dalam konteks sosial (Peristiwa tutur dan tindak tutur). Jumper: journal of educational multidisciplinary research, 1(1), 16-25. Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2021). An introduction to sociolinguistics (8th Wijayanti, S., & Sulastri, E. (2024). Norma sosial dan penggunaan bahasa tabu dalam masyarakat pedesaan. Jurnal Bahasa dan Masyarakat, 12(1), 21–33. Xavier, C. (2021). A linguagem tabu em contexto: Um estudo exploratório da linguagem tabu do ponto de vista das variáveis do registro. Revista Brasileira de Linguística Aplicada, 21(1), 1–20. Yuliana, R., & Kurniawan, A. (2023). Variasi bahasa dan solidaritas sosial dalam komunitas lokal. Jurnal Bahasa Indonesia, 19(1), 77–88. Yunita, T., & Widyastuti, C. S. (2024). Tabu Bahasa Wanita Tentang Isu Childfree pada Akun Instagram@ gitasav. SeBaSa, 7(1), 127-137.

Kutip Skripsi Ini

Format sitasi APA

HALILI. (2025). Penggunaan bahasa tabu masyarakat desa Aeng panas pragaan Sumenep. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Madura.

Kembali ke Katalog